2/13/2014

Sekilas Mengenai Jurnalistik Online

Jurnalistik online merupakan “generasi baru” jurnalistik setelah jurnalistik konvensional (cetak; surat kabar, majalah, tabloid), dan jurnalistik elektronik (radio siaran dan televisi). Jurnalistik Online (online journalism) disebut juga sebagai cyber journalism, jurnalistik internet, dan jurnalistik web. Sejatinya, pengertian jurnalistik online terkait dengan banyak istilah, yakni jurnalistik, online, internet, dan website.

Jurnalistik Online, online journalism
Online Journalism - Dok. Dom Einhorn/Linkedin

Jurnalistik dipahami sebagai proses peliputan, penulisan, dan penyebarluasan informasi (aktual) atau berita melalui media massa. Secara ringkas dan praktis, jurnalisitk bisa diartikan sebagai “memberitakan sebuah peristiwa”.

Online dipahami sebagai keadaan konektivitas (ketersambungan) mengacu kepada internet atau world wide web (www). Online merupakan bahasa internet yang berarti “informasi dapat diakses dimana saja dan kapan saja” selama ada jaringan internet.

Website atau site (situs) adalah halaman yang mengandung konten (media), termasuk teks, video, audio, dan gambar. Website bisa diakses melalui internet dan memiliki alamat internet yang dikenal dengan URL (Uniform Resource Locator) yang berawalan www atau http:// (hypertext Transfer Protocol).

Dari pengertian ketiga kata tersebut, maka jurnalistik online merupakan proses penyampaian informasi melalui media internet, utamanya website. Jurnalisme online juga dapat didefinisikan sebagai pelaporan fakta yang diproduksi dan disebarkan melalui internet.

Karena merupakan perkembangan baru dalam dunia media, website pun dikenal juga dengan sebutan “media baru” (new media) setelah media cetak dan elektronik. Hal baru dalam new media antara lain informasi yang tersaji bisa diakses atau dibaca kapan saja dan dimana saja, di seluruh dunia, selama ada komputer dan perangkat lain yang memiliki koneksi internet.

— Rujukan —

Romli, ASM. 2012. Jurnalistik Online, Panduan Praktis Mengelola Media Online. Bandung: Nuansa Cendekia.

0 komentar:

Post a Comment