5/30/2014

Arti dan Karakteristik Artikel

Artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontroversial dengan tujuan untuk memberitahu (informatif), memengaruhi dan meyakinkan (persuasif argumentatif), atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif).

Mengapa artikel disebut tulisan lepas? Sebabnya karena siapa pun boleh menulis artikel dengan topik bebas sesuai dengan minat dan keahlian masing-masing. Selain itu, artikel pun tidak terikat oleh suatu berita atau laporan tertentu.

Secara teknis jurnalistik, artikel adalah salah satu bentuk opini yang terdapat dalam surat kabar atau majalah. Mengapa disebut salah satu? Sebab, masih ada bentuk opini lainnya. Ketika kita membuka sebuah surat kabar, maka secara umum isinya dapat digolongkan kedalam tiga kelompok besar, yakni berita (news), opini (views), dan iklan (advertising).

Setidaknya artikel memiliki tujuh karakteristik, diantaranya sebagai berikut:

  • By Line Story
Artikel adalah karya individual. Sehingga artikel harus mencantumkan dengan jelas nama penulisnya. Untuk kategori artikel opini, nama penulis biasanya dicantumkan di atas, di bawah judul. Sedangkan untuk artikel di luar kategori opini, nama penulis biasanya disimpan pada akhir artikel.

  • Mengandung gagasan aktual atau kontroversial
Artikel apa pun yang ditulis, hendaknya mengandung gagasan aktual, kontroversial, atau kedua-duanya. Gagasan aktual berarti gagasan yang sifatnya baru, belum banyak ditulis, diketahui, atau dibicarakan orang, sesuatu yang di luar kelaziman.

  • Menyangkut kepentingan umum
Artikel haruslah memberikan banyak manfaat kepada pembacanya. Oleh karena itu, seorang penulis artikel tidak boleh asyik sendiri, ia harus menyesuaikan dengan kebutuhan mayoritas masyarakat.

  • Referensial
Artikel merupakan karya nonfiksi yang merupakan hasil dari proses kreatif intelektual seseorang. Sehingga artikel apa pun yang ditulis haruslah didukung oleh seperangkat referensi berupa bacaan, pengetahuan, dan teori yang relevan.

  • Tunduk pada kaidah bahasa jurnalistik
Artikel konsumsi surat kabar atau majalah harus tunduk kepada bahasa jurnalistik. Bahasa jurnalistik adalah salah satu ragam bahasa yang lazim digunakan dalam pers. Ciri utama bahasa jurnalistik adalah sederhana, jelas, lugas, singkat, menarik, mudah dimengerti, dan komunikatif.

  • Singkat dan Tuntas
Singkat. Secara filosofis, singkat berarti tidak bertele-tele, langsung pada pokok masalah. Sedangkan secara teknis, singkat berarti tulisan disesuaikan dengan ruang atau kolom yang disediakan surat kabar bersangkutan.

Tuntas. Maksudnya tidak bersambung ke edisi berikutnya. Artikel yang dimuat dalam surat kabar baiknya selesai dalam satu edisi.

  • Orisinal
Artikel yang kita tulis merupakan karya sendiri, asli, bukan menjiplak atau bajakan (plagiat).

— Rujukan —

Sumadiria, AS Haris. 2011. Menulis Artikel dan Tajuk Rencana. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

0 komentar:

Post a Comment