5/09/2014

Jurnalistik Online: Jurnalistik Masa Depan

Istilah new media erat kaitannya dengan jurnalistik online. Sifatnya yang multimedia menjadikan jurnalistik online sebagai jurnalistik masa depan. Wartawan tidak lagi hanya dituntut menyusun teks berita yang disertai foto atau ilustrasi, melainkan dituntut untuk melengkapinya dengan suara, video, hyperlink, bahkan animasi.

Hadirnya jurnalistik online membuat istilah ‘berita tidak dapat dipublikasikan’ terbantahkan. Berita yang hanya menghiasi arsip tulisan di komputer, karena media tempat bekerja si wartawan menolak memuat beritanya, kini si wartawan dapat mempublikasikan berita tulisannya melalui blog maupun jejaring sosial.

Jurnalistik Online: Jurnalistik Masa Depan
Online Journalism - Dok. Dom Einhorn/Linkedin

Untuk mendapat infomasi, kini publik tidak hanya bergantung pada media konvensional. Media online seolah menjadi alternatif baru bagi publik untuk mendapat informasi secara cepat.

Dengan banyaknya mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing, dan Ask, membuat budaya internet semakin kuat. Untuk mendapat sebuah informasi, publik hanya tinggal mengetik kata kunci di mesin pencari, maka mesin pencari akan mengarahkan kata kunci tersebut ke berbagai link terkait.

Perkembangan internet bukan hanya berdampak pada arus informasi saja, melainkan juga mempengaruhi perkembangan ekonomi. Hadirnya toko online atau situs jual-beli online seperti www.berniaga.com dan www.tokobagus.com, membuat transaksi jual beli yang sebelumnya hanya dapat dilakukan secara tatap muka, kini bisa dilakukan melalui internet.

Kehadiran portal-portal berita online yang menyajikan informasi secara cepat, membuat beberapa media massa cetak membuat media mereka dalam versi online. Hal ini menunjukkan bahwa media online mampu menyaingi media-media konvensional.

Jika dibandingkan dengan media cetak dan elektronik, bisa dikatakan bahwa media online merupakan media paling canggih, karena selain mampu menyajikan berita teks disertai foto, video, suara, hyperlink, bahkan animasi, media online dapat diakses melalui gadget. Oleh karena itu, akankah di masa depan ada media yang lebih canggih dari media online?

0 komentar:

Post a Comment