5/30/2014

Tahapan Menulis Artikel

Secara garis besar menulis artikel dibagi menjadi tiga tahapan, yakni: persiapan penulisan (pre-writing), pelaksanaan penulisan (writing), dan perbaikan materi tulisan (editing).

Persiapan

Dalam tahap ini, kamu memilih ide yang cukup menarik untuk dituangkan dalam sebuah artikel. Selain itu, kamu harus mempersiapkan referensi atau rujukan artikel. Rujukan dapat berupa buku, surat kabar, majalah, kliping berita, dan sebagainya.

Buatlah kerangka artikel terlebih dulu, rencanakan judul, intro, isi, dan penutup artikel. Hal ini berguna agar dalam tahap pelaksanaan penulisan, kamu tidak mengalami kebingungan.

Pelaksanaan

Dengan berpedoman pada kerangka yang telah dibuat, kamu tinggal mengembangkan poin-poin dalam kerangka tersebut. Sebagian penulis terkadang menulis artikel secara freewriting alias tidak berpedoman pada sebuah kerangka, tulisan mengalir sesuai keinginan penulis, hal ini pula yang sering saya lakukan . . hehe

Penyuntingan

Setelah artikel selesai ditulis, sebaiknya kamu tidak lantas menerbitkannya. Setidaknya kamu harus memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu, seperti memeriksa judul artikel apakah sudah menarik dan relevan dengan isi artikel, memeriksa intro apakah sudah merepresentasikan isi artikel, memeriksa data-data, dan memeriksa ejaan dan istilah-istilah.

Sebenarnya gaya menulis artikel tiap orang berbeda-beda, namun setidaknya tiga tahapan ini bisa menjadi patokan.

0 komentar:

Post a Comment