10/04/2014

Pengertian Komunikasi Secara Umum

Sebagian besar dari kita tentu pernah mendengar dan mengucapkan kata "komunikasi", baik itu kalangan awam maupun para ahli. Masyarakat kita mengenal komunikasi dari beragam aktivitas sehari-hari, apalagi manusia sebagai makhluk sosial hampir pasti tidak bisa lepas dari komunikasi, baik dalam kelompok maupun antarpribadi. Sehingga komunikasi bukan lagi sekadar kegiatan, melainkan suatu kebutuhan.

Bahkan, komunikasi tidak hanya terjadi dalam kelompok atau antarpribadi, ketika sembahyang, berdoa, introspeksi diri, berimajinasi sebenarnya kita tetap berkomunikasi. Komunikasi demikian selanjutnya disebut komunikasi intrapribadi atau komunikasi yang terjadi dalam diri, antara diri sendiri dengan subyek yang tak nampak (misalnya Tuhan).

Sampai-sampai muncul ungkapan dari Watzlawick, Beavin dan Jackson (Rakhmat dalam Saefullah, 2007: 1) yang berbunyi we cannot not communicate yang berarti kita tidak bisa tidak berkomunikasi. Sebagaimana template jawaban anak SD jadul atas pertanyaan "apa motto hidupmu?" jawabannya "tiada hari tanpa ......", dalam konteks ini adalah tiada hari tanpa komunikasi.

Lantas, apa arti dari komunikasi itu sendiri?

Secara etimologis, komunikasi berasal dari bahasa latin communis yang berarti "sama", communicatio atau communicare yang berarti "membuat sama" (Mulyana, 2001: 41). Sama di sini maksudnya adalah sama dalam makna. Artinya, komunikasi akan berlangsung apabila terdapat kesamaan makna antara komunikator (penyampai pesan) dan komunikan (penerima pesan). Makna dapat disampaikan dalam bentuk bahasa lisan (verbal) maupun isyarat lain selain bahasa lisan (non verbal).

Makna lain dari komunikasi berasal dari kata latin lainnya yakni communico yang berarti membagi. Membagi di sini adalah membagi gagasan, ide atau pikiran antara seseorang dan orang lain (Saefullah, 2007: 2).

Secara pragmatis, komunikasi dapat diartikan sebagai proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan, maupun melalui media.

Secara terminologis, para ahli berusaha mendefinisikan komunikasi, dari kesemuanya tidak ada yang salah atau benar, karena mereka mendefinisikan komunikasi berdasarkan perspektif keilmuan masing-masing. Namun, jika kita mencari definisi komunikasi secara umum, pendapat Harrold D. Lasswell mengenai proses komunikasi dapat menjadi acuan.

Pendapat tersebut menjawab pertanyaan "Who? says what? in which channel? to whom? with what effect?" yang berarti "Siapa? berbicara apa? menggunakan apa? kepada siapa? dan bagaimana pengaruhnya?"

Pengertian Komunikasi Secara Umum, harrold laswell

Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa komunikasi meliputi lima unsur, yakni :

- Komunikator
- Pesan
- Media
- Komunikan
- Efek

Dengan demikian, komunikasi dapat diartikan sebagai proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu.

Dalam prosesnya komunikasi tidak berhenti sampai efek, melainkan ada yang disebut feedback atau umpan balik, yakni tanggapan dari komunikan yang dikirim balik kepada komunikator untuk menunjukkan apakah pesan awal dari komunikator dipahami atau tidak oleh komunikan. Dalam hal ini secara tidak langsung komunikan juga bertindak sebagai komunikator. Jika pesan dari komunikator dapat dipahami oleh komunikan, maka dapat dikatakan komunikasi tersebut berjalan efektif.

Komunikasi efektif dapat dipengaruhi oleh kerangka acuan (frame of reference) dan pengalaman lapangan (field of experience) yang pernah diperoleh komunikator dan komunikan. Jika bidang pengalaman komunikator dan komunikan sama, maka komunikasi akan berlangsung lancar (nyambung), begitu pun sebaliknya. Selain itu, ada atau tidaknya gangguan (noise) baik gangguan teknis maupun non-teknis dalam penyampaian pesan turut andil terhadap kelancaran komunikasi.

*Referensi :
- Mulyana, Deddy. 2001. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Saefullah, Ujang. 2007. Kapita Selekta Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
- Catatan selama kuliah di Fakdakom UIN SGD Bandung.

2 comments:

  1. terima kasih pak artikel nya, izin copas buat tugas kuliah
    mksh

    ReplyDelete