1/01/2015

Bentuk dan Karakteristik Penerbitan Media Cetak

Memahami karakteristik media cetak (surat kabar, majalah, dan tabloid) merupakan sebuah keharusan apabila kita ingin mempelajari tata letak dan perwajahan media cetak. Melalui karakteristik media cetak inilah kita dapat mengetahui bentuk, visi-misi, pangsa pasar, serta target pembaca sebuah penerbitan media cetak.

Secara garis besar media cetak terbagi menjadi dua bentuk, yaitu media cetak serius dan media cetak populer. Keduanya memiliki karakteristik tersendiri baik dari segi tipe pembaca, penulisan berita, maupun dari segi tata letak dan perwajahannya.

Media Cetak Serius


Media cetak serius merupakan media cetak yang memiliki pangsa pasar kalangan menegah ke atas. Beberapa karakteristik dari media cetak serius antara lain:

  • Tipe pembacanya tergolong focus reader atau kalangan yang tingkat kebiasaan membacanya tinggi. Tipe pembaca seperti ini biasanya merupakan pelanggan media cetak, atau setidaknya sering membaca media cetak.
  • Penulisan berita dalam media cetak serius umumnya menggunakan bahasa ilmiah populer, yakni bahasa yang digunakan untuk menyampaikan gagasan-gagasan ilmiah dengan penyajian yang mudah dicerna pembaca pada umumnya.
  • Media cetak serius kerap memunculkan istilah asing atau teknis, namun kemunculan bahasa yang jarang didengar khalayak umum harus dibarengi terjemahan atau padanan kata yang memudahkan pembaca untuk mencerna informasi.
  • Format perwajahan media cetak serius lazimnya menggunakan balance make up dan contrast make up. Balance make up menempatkan letak isi media cetak dalam posisi seimbang antara bidang kiri dan kanan. Perwajahan jenis ini menimbulkan kesan simetris terhadap tampilan media cetak. Sedangkan contrast make up menempatkan berita utama di sudut kiri atas atau kanan atas dengan membedakan ukuran judul berita utama dengan berita di sekelilingnya. [Baca: Format Perwajahan dalam Surat Kabar]
  • Media cetak serius lazimnya tidak dominan dalam memainkan warna dan ilustrasi/foto, sehingga tampilannya terlihat sederhana. Berita yang disajikan di halaman utama pun berada di kisaran 3 sampai 5 berita.

Media cetak yang ada di Indonesia khususnya surat kabar yang tergolong ke dalam media cetak serius diantaranya yaitu Harian Kompas, Harian Umum Pikiran Rakyat, dan Harian Media Indonesia.

Bentuk dan Karakteristik Penerbitan Media Cetak, reka bentuk surat kabar, jurnal rozak

Media Cetak Populer


Media cetak populer merupakan media cetak yang memiliki target pembaca kalangan menengah ke bawah. Sajiannya hampir sama dengan media cetak serius, hanya saja disajikan dengan menggunakan bahasa populer atau yang tidak asing di telinga masyarakat.

Media cetak bentuk ini pun ada yang tergolong ke dalam surat kabar kuning yang menyajikan berita-berita kurang bermutu dan lebih mementingkan binis daripada ideologis.


Berikut beberapa karakteristik media cetak populer:

  • Tipe pembacanya tergolong unfocus reader. Pembaca golongan ini merupakan kebalikan dari focus reader, frekuensi membacanya rendah dan tidak rutin. Dorongan untuk membeli media cetak cenderung bersifat insidental, tergantung pada kondisi keuangan atau pun tergantung pada berita yang dianggap menarik.
  • Penulisan berita menggunakan bahasa populer atau santai, bahasa yang lebih mudah dipahami oleh khalayak umum. Tujuannya agar pembaca mudah mencerna substansi berita yang disajikan.
  • Format perwajahan yang lazim digunakan oleh media cetak bentuk populer adalah circus make up dan contrast make up. Circus make up mengedepankan permainan huruf, warna, dan foto/ilustrasi. Dalam circus make up pembaca sulit membedakan antara berita utama dan selain berita utama.
  • Jumlah berita yang disajiakan pada halaman utama media cetak populer bisa mencapai belasan berita. Hanya saja berita tidak tuntas pada satu halaman, di halaman depan hanya ditampilkan judul dan berita dua alinea, sisanya akan disambungkan ke halaman lain.

Setelah memahami ulasan di atas, kita dapat menilai apakah suatu media cetak tergolong bentuk media cetak serius atau populer dengan berpatokan pada karakteristik yang kita pahami dan kita lihat pada media cetak tersebut.

14 comments:

  1. Thanks gan ini sangat berguna buat saya.... terutama di bidang media cetak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip gan . . Makasih atas kunjungannya :)

      Delete
  2. Nice post gan..
    thanks infonya bermanfaat banget nih buat yang mau jadi jurnalis

    ReplyDelete
  3. terimaksih informasinya gan, kebetulan bisa jadi referensi untuk sya presentasi hari senin

    ReplyDelete
  4. bermanfaat sekali...


    izin blogwalking ya bosss...
    tutorialblogwiky.blogspot.com

    ReplyDelete
  5. ini nih yang saya cari sangat bermanfaat bagi saya , insya allah lagi kepengen jadi jurnalis di media cetak :D

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. Emang iye haha :D

      Thanks atas kunjungannya gan

      Delete
  7. ijin share yaa :) nanti saya cantumin nama dan alamatnya ^^ Trimakasihhh

    ReplyDelete