7/13/2015

Fakta Mengenai Teman Facebook

Hampir semua orang yang mengerti internet memiliki akun Facebook. Jika sekarang mereka tidak aktif dan meninggalkan Facebook, setidaknya mereka pernah memiliki akun Facebook, memiliki teman Facebook, sehingga pasti mengalami yang namanya add friends dan confirm.

Sekarang sebagian pengguna Facebook di Indonesia telah beralih ke media sosial lain yang dianggap lebih kekinian macam Path, Instagram, Line, BBM, WhatsApp, dan lain-lain yang hanya bisa sign up lewat ponsel iOS dan Android. Padahal dari segi kelengkapan fitur, Facebook jelas lebih mantap.

Fakta menarik Facebook terdapat pada masalah pertemanan. Teman di Facebook terdiri dari bermacam jenis, ada teman Facebook yang kenal di dumay (dunia maya) dan juga kenal di duta (dunia nyata) #maksa. Ada juga yang sekadar kenal di dumay tanpa mengenal sosok aslinya, bahkan ada yang sama sekali tidak kenal, alias formalitas doang supaya terlihat banyak teman sehingga terkesan sosialita (?).

Teman Asli

Teman asli adalah teman Facebook yang juga berteman di dunia nyata. Keputusan nge-add dan nge-confirm pun dilakukan atas dasar suka sama suka, tidak ada paksaan. Jenis teman Facebook macam ini biasanya adalah teman sekolah, kuliah, kantor, saudara, keluarga, atau tetangga.

Orang yang melakukan filter dalam hal pertemanan online, dan fanatik bahwa teman Facebook haruslah orang yang benar-benar dikenal secara nyata, dapat dipastikan jumlah teman Facebooknya akan sedikit. Kecuali orang yang memang memiliki relasi dimana-mana. User seperti ini sangat jarang.

Teman Dumay

Teman dumay adalah teman Facebook yang hanya kenal di dumay, bisa ngobrol-ngobrol seru lewat chat meskipun belum pernah bertemu secara nyata sebelumnya. Teman macam ini biasanya datang dari berbagai lapak komunitas yang diikuti di Facebook.

Bisa juga sesama pemain game Facebook. Seperti diketahui, Facebook memiliki fasilitas game, dan tak jarang sebuah game Facebook membutuhkan rekan untuk memainkannya. Bahkan ada juga yang jika kamu mengajak orang lain memainkan game yang sama, kamu akan mendapatkan reward, macam MLM.

Saya juga pernah menjadi pelaku, sehingga teman Facebook saya banyak dan berasal dari berbagai negara. Ini semua gara-gara game Ninja Saga. Tak jarang mereka mengajak chat, dan tentunya saya layani dengan bahasa Inggris yang aduhai ancurnya.

Memiliki teman dumay terkadang menjerumuskan pada hal negatif jika tidak dapat membatasi diri. Banyak kasus penculikan dan pelecehan berawal dari berteman secara dumay. Makanya kalau main Facebook jangan terlalu lebay.

Teman Kebetulan

Teman kebetulan adalah teman Facebook yang tidak diduga-duga akan berteman, datangnya tiba-tiba dan tidak disengaja. Transaksi pertemanan macam ini biasanya terjadi ketika ada seseorang yang pertama kali membuat akun Facebook. Lalu dia disarankan oleh Facebook untuk mencari beberapa teman. Dia pun mencari asal-asalan. Nah disinilah terjadi transaksi teman kebetulan.

Bisa juga terjadi ketika kamu online, di bilah samping Facebook ada akun yang direkomendasikan oleh Facebook, biasanya adalah teman dari teman, atau teman dari temannya teman.

Kebetulan juga wajahnya cantik/ganteng yang membuat kamu penasaran, kamu pun memutuskan untuk nge-add dia dan menguntit profil Facebooknya, sambil berharap dia masih single fighter. Setelah permintaan pertemanan kamu dikonfirm, kamu pun mengirimkan pesan dinding sebagai bentuk caper, macam "Thanks for confirm", "Makasih udah dikonfirm", "Makasih, salam kenal :)", atau "Mau ga jadi pacar saya?".

Teman Bawaan

Teman bawaan hampir sama atau mungkin gabungan dari teman asli dan teman dumay. Teman bawaan adalah teman yang berasal dari akun media sosial kamu sebelumnya. Misalnya dulu kamu punya akun Friendster, nah sekarang kamu punya Facebook, kamu pun mengajak si teman Friendster tersebut untuk berteman pula di Facebook.

Demikian pula setelah kamu punya Twitter, teman Facebook tadi biasanya akan kamu follow dengan mengharap follow back. Begitu pula setelah kamu memiliki BBM, begitu pula setelah kamu memiliki akun Instagram, begitu pula seterusnya hingga kiamat.

Teman Palsu

Sesuai namanya, teman palsu adalah teman yang benar-benar palsu. Maksudnya teman yang tidak benar-benar ada di dunia nyata, tapi ada di dunia maya. Pemilik akun teman palsu ini adalah orang itu-itu juga. Duh ribet ya jelasinnya. Singkatnya begini, ada satu orang membuat banyak akun, dan semua akunnya saling berteman.

Terkadang identitasnya dipalsukan sehingga terlihat seperti orang yang berlainan. Kelakuan ini biasanya dilakukan para ngenesnista (udah ngenes nista pula), membuat akun Facebook baru dengan memalsukan identitasnya sebagai "Female", nyari foto cewek cantik di Google untuk dijadikan foto profil. Lalu Akun tersebut berteman dengan akun aslinya, tak lama kemudian mereka terlibat "In Relationship with...", dia berteman dengan diri sendiri, dan menjalin hubungan dengan dirinya sendiri.

Ya begitulah macam-macam teman di Facebook berdasarkan penelitian sederhana tapi ngena. Meskipun di Indonesia banyak yang menganggap Facebook itu sudah kampungan, dan meninggalkannya dengan membuka lapak di media sosial lain, masih ada kok yang mengakses akun Facebook, setidaknya begitu di kalangan teman saya.

Jika pengguna Facebook saja dianggap kuno. Apa jadinya bagi mereka yang tidak pernah memiliki akun bahkan tidak tahu Facebook? Primitif kah? Renungkanlah.

Jika kamu punya jenis teman Facebook lainnya, bisa corat-coret di kolom komentar. Semoga waktu yang kamu gunakan untuk membaca postingan ini tidak sia-sia. Wassalam.

1 comment:

  1. Mungkin diantara teman facebook yang sebanyak itu ada yang sudah "tiada"....

    ReplyDelete