7/10/2016

Ba'da Ramadan

Ya Tuhan tempat bermuara segala pujian.

Maafkan hamba yang sering melupakan. Jangankan mengejar seribu bulan, hamba malah membiarkan Ramadan berlalu tanpa kesan.

Puasa yang hamba lakukan seolah tak berarti, karena kami masih merawati penyakit hati; iri, dengki, nafsu dan emosi yang tak terkendali, seakan menetap enggan pergi.

Mendirikan salat hanya sebagai penggugur kewajiban. Mengasyikan diri dengan buku-buku picisan, sedang Quran terasing di pojokan.

Ya Tuhan pencipta semesta alam.

Apakah pertaubatan akan berujung penerimaan? Dikala hamba terus mengingkari ketetapan.

10-07-16

0 komentar:

Post a Comment