11/21/2016

Suri dan Abadi

Kau aku pernah sedekat Desember dan Januari
Seberhubungan nyawa dan urat nadi.

Sayang, sang nadi telah terberai,
kau aku layaknya orang mati
Kau aku tak lagi sedekat desember dan januari,
malah sejauh januari pada januari.

Aku tak tahu bila hentinya mimpi
kematian ini hanyalah suri,
Satu hari kita akan serapat detik yang terus tumbuh menjadi menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan abadi.

Meski jalinan mimpi itu tak lebih dari benang kusut kini.

0 komentar:

Post a Comment