9/19/2017

Cara Mengganti Kartu ATM BCA Xpresi

Sejak pertama kali membuatnya, tak pernah terpikir bahwa kartu ATM saya akan rusak. Tapi yang namanya benda pasti ada masa rusaknya, entah itu karena sering dipakai atau karena suatu sebab keteledoran pemiliknya.

Kerusakan pada kartu ATM saya sepertinya akibat keteledoran. Mungkin karena ditaruh dalam dompet, jadi secara tidak sengaja sering didudukin, walhasil kartu ATM-nya retak menjurus patah. Lagi pula selain retak, kartu ATM saya sudah lusuh, lapisan pelindungnya terkelupas atau dalam bahasa Republik Ceko disebut "moletek".

Hal tersebut membuat saya ragu untuk bertransaksi lewat mesin ATM karena khawatir terjadi sesuatu, kartu nyangkut atau tertelan mesin misalnya.

Dari pada terus dirundung keraguan, saya memutuskan pergi ke Bank untuk mengganti kartu ATM. Kartu ATM saya adalah Tahapan BCA Xpresi, itu lho Tahapan BCA tanpa buku tabungan (kartu ATM Only) yang desain gambar kartunya bisa milih sendiri, dan tentunya memiliki batasan-batasan tertentu dibanding Tahapan BCA Silver atau di atasnya. Maklum saja sih, setoran awalnya saja cuma Rp 50.000.

Sebenarnya bukan sengaja ke Bank ding, tapi sekalian ada urusan di daerah Jl. Ahmad Yani a.k.a Cicadas-Bandung, kebetulan dulu saya buka Tahapan Xpresi juga di BCA Ahmad Yani.

Sekira pukul 11.00 saya tiba di Bank, seperti biasa ketika masuk gedung langsung disambut Security. Pertama Security penjaga metal detector, kedua Security yang ada di dalam yang bertugas membantu customer dalam mengambil antrean.

Security (SC) : "Selamat siang pak!"
Saya (SY) : "(Saya balas dengan senyum saja)"
SC : "Bisa dibantu?"
SY : "Mau ganti kartu ATM"
SC : "KTP-nya dibawa?"
SY : "Iya"
SC : "Silakan antre di CS sebelah kiri pak, tiga antrean lagi", sambil memberikan karcis antrean seraya menunjukkan tangan ke mana saya harus pergi.

Dari percakapan singkat di atas, sudah ketahuan bahwa syarat ganti kartu ATM cuma KTP doang.

Ketika menunggu giliran, saya didatangi Teteh cantik yang bertugas membantu customer agar transaksi berjalan lancar. Beliau cuma meminjam kartu ATM, KTP, dan nomor ponsel untuk mengisi data pada selembar form. Katanya nanti tinggal kasih kertas berisi data tersebut dan saya tinggal pilih motif kartunya.

(Saya kurang tahu, apakah fasilitas bantuan ini ada di tiap Bank atau hanya di cabang utama saja.)

Setelah menunggu beberapa saat, giliran saya pun tiba. Sebagaimana umumnya, sang CS (Customer Service) melontarkan sapaan hangat. Awas jangan baper!

Seperti kata Teteh yang bantu di awal, saya tinggal menyerahkan form yang tadi sudah diisi, beserta KTP tentunya. Lalu CS memberitahukan bahwa biaya penggantian kartu ATM adalah Rp 25.000 yang akan dipotong langsung dari saldo ATM. Setelah CS-nya cek ini itu, saya diminta membubuhkan tandatangan dalam form sebanyak 2 kali.

Selanjutnya diperlihatkanlah melalui layar komputer, berbagai desain kartu yang nantinya harus kita pilih salah satu. Tinggal pilih saja, jangan dibikin ribet. Jika kita sudah memilih, tibalah proses pembuatan kartu ATM. Sang CS menyalakan stopwatch seraya sesumbar bahwa pembuatan kartu ATM tak akan memakan waktu lebih dari 10 menit.

Pada tahap menunggu ini jangan salting ya, biasanya CS suka ngajak ngobrol. Atau biasanya di meja CS tersedia permen dan air mineral untuk customer, nah nikmati saja sajian itu (jangan nawar).

Tak berselang lama (rasanya belum sampai 5 menit) kartu ATM pun tiba di meja. Meski tak ingat betul detailnya, saya ingat bahwa kartu ATM digesek ke sebuah alat lalu saya diminta memasukkan pin ATM 2 kali, dan membubuhkan tandatangan di bagian belakang kartu.

"Pak, kartu ATM-nya sudah bisa langsung digunakan, begitu juga dengan M-Banking dan Internet Banking. Kartu yang lama saya gunting ya? Pakai gunting rumput."

Begitulah kira-kira ucapan CS, yang tentunya sudah saya tambahkan bumbu yang tak penting di bagian akhir.

Cara Mengganti Kartu ATM Tahapan BCA Xpresi
Kartu ATM Tahapan BCA Xpresi - Dok. Pribadi

Kartu ATM baru beserta KTP pun saya terima sebagai tanda cintamu padaku transaksi selesai. CS pun memperlihatkan stopwatch yang tadi, dan ternyata ucapannya terbukti bahwa transaksi berlangsung tak lebih dari 10 menit, malah hanya 6 menit saja.

Terakhir saya diminta memijit satu dari 4 tombol penilaian, mulai dari tidak memuaskan hingga sangat memuaskan. Dan saya memijit tombol #%$@&*%+*&$%.

Keluarlah saya dari gedung Bank untuk selanjutnya pergi ke mesin ATM dengan tujuan memeriksa apakah benar kartu ATM baru tersebut langsung tokcer. Dan ternyata memang langsung bisa digunakan. Puja CS ajaib.

Begitulah kiranya cara mengganti kartu ATM BCA Xpresi sesuai pengalaman saya. Entah untuk Tahapan BCA lainnya apakah prosedurnya sama atau tidak, begitu pun cara ganti kartu ATM di Bank lain saya kurang tahu. Semoga postingan ini ada faedahnya. Wassalam.

0 komentar:

Post a Comment