6/19/2016

Dalam Pikiranku II

Dalam pikiranku,

Kau menjelma daun, sedang aku embun
yang sedia mendekapmu di pagi yang dingin.

Aku lahir
sebentuk bulir-bulir rindu
yang perlahan terhempas, memercik,
tergelincir ke tepian waktu
menyisakan buncahan air pilu.

Saat fajar meninggi
Kau masih di sana, sedang aku entah ke mana.

Tapi, percayalah
esok aku akan kembali untuk menemani
dirimu yang kuingin.

~ 18 Juni 2016

2 komentar

Jadi mesti percaya kalo esok akan datang lagi yaaa hahaha

Entahlah, tergantung si daunnya sih, itu kan sekadar opsi :D

Terima kasih telah menanggapi tulisan ini.
Semoga tanggapanmu dapat menjadi perantara untuk menjalin tali silaturahmi.