Dalam Pikiranku II

Dalam pikiranku,

Kau menjelma daun, sedang aku embun
yang sedia mendekapmu di pagi yang dingin.

Aku lahir
sebentuk bulir-bulir rindu
yang perlahan terhempas, memercik,
tergelincir ke tepian waktu
menyisakan buncahan air pilu.

Saat fajar meninggi
Kau masih di sana, sedang aku entah ke mana.

Tapi, percayalah
esok aku akan kembali untuk menemani
dirimu yang kuingin.

~ 18 Juni 2016

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Jadi mesti percaya kalo esok akan datang lagi yaaa hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Entahlah, tergantung si daunnya sih, itu kan sekadar opsi :D

      Hapus

Terima kasih telah menanggapi tulisan ini.
Semoga tanggapanmu dapat menjadi perantara untuk menjalin tali silaturahmi.
InsyaAllah saya akan balik berkunjung ke blog kamu (jika ada).