3/28/2015

Cara Memakan Steak Menggunakan Pisau dan Garpu

Kemarin saya bareng teman-teman makan di warung steak daerah Jatinangor, nama warung steak itu adalah Waroeng Steak. Hampir setiap habis main di Jatinangor kami selalu makan di sana. Ada wahana apa di Jatinangor? Entahlah, yang saya tau hanya ada Jatos (Jatinangor Town Square) serta banyak kampus diantaranya Unpad, ITB, Ikopin, dan IPDN. Terus ngapain ke sana? Ngeceng mahasiswi Unpad?

Seperti biasa kami selalu makan di meja nomer 27. Letaknya ada di pojokan dekat jendela yang sebenarnya adalah smoking area. Padahal kami bukan perokok, pada awalnya. "Asli bukan perokok deh".

Abang pramusaji tiba-tiba menghampiri dengan tatapan yang mencurigakan. Dengan gesit dia menodongkan daftar menu, secarik kertas, dan pulpen untuk nulis pesanan.

Menu favorit saya adalah Chiken Double (steak ayam) + es teh manis panas. Bukan karena rasanya, tapi karena harganya yang murah dibanding wanita yang lain. Loh?

Meskipun sudah makan steak berkali-kali (baru 3x sih) saya baru sadar ternyata makan steak itu ada aturannya. Ada gaya Eropa, gaya Amerika, gaya bebas, gaya kupu-kupu, dengan segala tektek bengek-nya.

Kesadaran akan aturan makan steak saya temukan dari pamflet iklan di atas meja nomer 27 ini. Dalam iklan itu ada tutorial memakan steak dengan menggunakan pisau dan garpu. Katanya gunakan garpu di tangan kanan (berarti pisau di tangan kiri). Setelah dipraktekkan ternyata sulit. Akhirnya saya pegang pisau pake tangan kanan, dan garpu di tangan kiri.

Garpu digunakan untuk menahan daging ketika dipotong, sedangkan pisau digunakan buat motong daging sekaligus alat untuk mengantarkan potongan steak ke dalam mulut. Lho? Serius! Kalo ngiris pake pisau di tangan kanan, nyuap pake garpu di tangan kanan juga, kan jadinya ribet, yang ada malah makan waktu bukan makan steak.

Makan menggunakan pisau dan garpu memang bikin ribet jika tidak terbiasa. Saya orang yang tidak terbiasa makan pake pisau dan garpu, biasanya saya makan pake tangan biar low profile dan down to earth. #ApaSih?

Karena penasaran, saya pun konsultasi pada ahlinya (Kiai Google) tentang cara memakan steak menggunakan pisau dan garpu. Hasilnya saya menemukan link menuju sebuah artikel di laman detik.com, katanya cara makan steak itu terbagi menjadi dua; ala Eropa dan ala Amerika.

Ala Eropa

Dalam tata cara makan steak ala Eropa, posisi pisau berada di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Ketika akan menyantap potongan steak, posisi garpu tetap berada di tangan kiri dengan sisi depan menghadap ke bawah. Sementara posisi pisau tetap di tangan kanan. Setelah itu, kamu bisa melahap potongan steak dengan posisi garpu di tangan kiri dan sisi depan garpu menghadap ke bawah.

Cara Memakan Steak Menggunakan Pisau dan Garpu, ala eropa

Ala Amerika

Sama seperti ala Eropa. Di Amerika, tangan kanan memegang pisau dan tangan kiri memegang garpu sambil menahan steak di atas piring. Potong-potong daging berukuran kecil, kemudian letakkan pisau di tepi piring. Setelah itu pindahkan posisi garpu ke tangan kanan dengan sisi depan menghadap ke atas. Kalau kamu kidal, posisi garpu tetap berada di tangan kiri dengan sisi depan menghadap ke atas.

Cara Memakan Steak Menggunakan Pisau dan Garpu, ala amerika

Ala-Kadarnya

Cara Memakan Steak Menggunakan Pisau dan GarpuBerbeda dengan ala Eropa dan ala Amerika, cara makan steak ala-Kadarnya ini tidak ribet. Caranya simpan pisau di tepi piring sebelah kanan, sedangkan garpu disimpan di tepi piring sebelah kiri. Ambil steak menggunakan tangan, lalu makan. Lebih nikmat disajikan bersama nasi hangat.

Merujuk pada hasil searching saya di atas, berarti selama ini dalam hal makan steak saya cenderung berkiblat ke Ka'bah, maksudnya ke ala Eropa (ajiiib). Kalau kamu berkiblat ke mana? Sekian ulasan mengenai cara makan steak menggunakan pisau dan garpu. Semoga bermanfaat, meskipun tulisannya agak pabeulit sih. Wassalam.

11 comments:

  1. nice info gan,, jadi nambah ilmu cara makannya..hahhaha

    ReplyDelete
  2. saya tipe terbiasa motong dengan tangan Kiri (pisau) dan makan dengan tangan kanan (garpu).

    aLhamduLiLLah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, berarti agan berbakat makan pisau... Eh makan menggunakan pisau maksudnya :D

      Delete
    2. Assalamuallaikum
      kepada OWMO saya sangat penasaran dengan atas nama OWMO itu sendiri , apakah ada makna? :-)
      karena saya sering leat anda comment diblog2.. Matursuwun Infonya
      Irawan Diklaten

      Delete
  3. hahaha info yang jarang saya temukan nih gan, thanks infonya bekerja saat saya makan rendang padang :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk makan rendang bisa praktekkan yg ala-kadarnya :D

      Thanks atas kunjungannya

      Delete
  4. Menarik sekali infonya, saya baru tau.

    ReplyDelete
  5. Asslamuallaikum
    Info2 Blog nya menarik. Matursuwun
    Irawan diklaten

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam... Iya terima kasih kembali Mas Irawan Klaten :)

      Delete