Leuncang, Cileuncang dan Leuncangeun

Cileuncang merupakan kata dalam bahasa Sunda yang berarti genangan air hujan. Cileuncang berasal dari kata ci atau cai yang berarti air, dan leuncang yang berarti... hhmmm... inilah yang ingin saya ketahui.

Kita pikirkan bersama-sama.

Leuncang, Cileuncang dan Leuncangeun, genangan air hujan, hujan meninggalkan genangan, mantan meninggalkan kenangan
Hujan meninggalkan genangan, mantan meninggalkan kenangan... hiya hiya hiya #GolonganKami

Sebenarnya, ada kata lain dalam bahasa Sunda yang mungkin berhubungan dengan kata leuncang, yakni leuncangeun yang berarti tinea pedis.

Tinea pedis adalah sebuah infeksi jamur pada kulit, biasanya terdapat di antara jari kaki yang disebabkan oleh jamur parasit. Tinea pedis dikenal awam sebagai kutu air.

Hubungan yang memungkinkan antara cileuncang dan leuncangeun terletak pada suatu aktivitas dimana ketika seorang anak bermain-main di genangan air hujan (cileuncang), maka anak tersebut berpotensi terserang kutu air (leuncangeun).

Cukup bisa diterima oleh akal. Namun, yang masih menjadi misteri, apa arti sebenarnya dari kata leuncang? Minggu depan saya akan membeli kamus bahasa Sunda, siapa tahu misteri ini akan terjawab.

Posting Komentar

2 Komentar

  1. wew pengartian yg cukup masuk akal, tapi apa bener?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa ya bisa tidak, tinggal dicocok-cocokkan saja :D

      Hapus

Terima kasih telah menanggapi tulisan ini.
Semoga tanggapanmu dapat menjadi perantara untuk menjalin tali silaturahmi.
InsyaAllah saya akan balik berkunjung ke blog kamu (jika ada).