4/04/2018

Wajarkah Menyunting Tulisan Lawas?

Pernahkah kamu iseng jalan-jalan di blog sendiri? Membaca tulisan-tulisan lawas yang mungkin sudah terlupakan. Saya sendiri beberapa kali melakukan hal tersebut dikala ide untuk membuat sebuah tulisan sudah mentok.

Wajarkah Menyunting Tulisan Lawas?, edit tulisan, jurnal rozak, menulis, pena, kertas putih, aku mencintaimu
Ralat - Dok. Pribadi

Hasil dari aktivitas tersebut, saya menemukan banyak ke-typo-an yang tentunya tak disengaja, atau redaksi kalimat yang membuat tulisan tidak enak dibaca, salah satunya terlalu banyak pengulangan kata.

Bahkan saya menemukan postingan yang saya sendiri berpikir "ini seperti bukan tulisan saya", sehingga mengakibatkan postingan tersebut dikembalikan ke draft untuk diperbarui dan diposting kembali tanpa mengubah tanggal dan esensi.

Namun, jika ada postingan yang isinya sudah tidak relevan dengan perkembangan dunia masa kini, terpaksa saya kembalikan ke draft sampai waktu yang tak ditentukan.

Timbul pertanyaan.

Apakah kelakuan saya itu wajar? Apakah menyunting tulisan lawas supaya enak dibaca itu dapat dibenarkan? Atau seharusnya dibiarkan saja apa adanya sebagai bukti cintaku sejarah bahwa saya pernah melalui fase dimana tulisan-tulisannya tidak enak dibaca?

Adakah yang seperti saya?

3/21/2018

Koswara dan Kesabaran Tiada Batas

Hujan gé aya raat na
Sabar gé aya wates na

Begitulah ungkapan yang beredar di kalangan Urang Sunda yang memiliki arti hujan pun ada redanya, sabar pun ada batasnya.

Tapi ungkapan tersebut agaknya tak berlaku bagi Kang Koswara, mantan tukang ojeg yang kini menjadi pemilik warung nasi di bilangan Kabupaten Sukabumi. Selain memiliki warung nasi, sosok yang akrab disapa Kang Kos ini pun mempunyai usaha Cilok dan Limun yang dijajakan oleh dua pemuda nganggur yang tinggal di dekat rumahnya.

Meskipun keuntungan yang ia dapat tak begitu besar, namun ia tetap mempertahankan usahanya itu untuk membiayai istri dan kedua anaknya. Sering ia dimarahi sang istri karena penghasilan dari warung nasi hanya sedikit. Apalagi kalau usaha Cilok dan Limun ikut sepi, istrinya bisa sampai ngamuk-ngamuk.

Selain pemarah istrinya juga pencemburu, baik terhadap wanita yang mendekati Koswara juga terhadap kekayaan tetangga, istilahna mah "panasan". Kedua sifat istrinya itulah yang sering membuat Koswara jengkel, namun tetap ia hadapi dengan kepala dingin dan lapang dada.

Sebelum bergelut di dunia kuliner, dulunya Koswara adalah tukang ojeg pangkalan dengan menggunakan motor sewaan. Penghasilannya kala itu jelas tak mencukupi kebutuhan keluarga, karena penghasilannya setiap hari harus dipotong biaya sewa motor.

Koswara memang terkenal sebagai seorang yang ramah dan cenderung kompromis dalam menyikapi suatu masalah. Tetapi ada satu hal yang membuatnya bisa bersikap tegas setegas-tegasnya, yakni menolak permintaan istrinya yang ngotot ingin menjadi TKI di luar negeri.

Koswara memang memiliki pemikiran yang terbalik dari mayoritas kawan-kawannya yang "tega" memberangkatkan istri mereka ke luar negeri, sedangkan mereka bertugas mengurus anak dan rumah sembari menunggu transferan tiap bulan. Ia berprinsip bahwa tulang punggung keluarga adalah pria.

Karena sikapnya itu membuat cemooh akrab dengan diri Koswara, namun ia tetap bergeming dan seakan memiliki kesabaran tiada batas dalam menjalani hidup yang ia anggap benar.

Kesabarannya itu sedikit demi sedikit membuahkan hasil. Mulai dari mampu memperbesar kios warung nasi miliknya, hingga mampu membayar orang untuk bantu-bantu di rumah. Selain juga kulkas dan barang-barang elektronik "seperti tetangga" tuntutan istrinya satu per satu mulai terpenuhi. Hanya saja hingga kini ia belum memiliki sepeda motor, entah tidak cukup uang atau memang merasa tidak terlalu butuh.

Potret kehidupan yang sederhana, tidak banyak harta tapi berguna bagi orang di sekitarnya.

Sungguh sosok yang bisa menjadi opsi panutan di tengah banyaknya sosok berpengaruh di dunia ini. Hanya saja sosok Kang Koswara hanyalah tokoh fiktif dalam drama komedi Dunia Terbalik yang saban malam menjadi tontonan wajib Emak saya.

Adakah sosok Koswara di dunia nyata?

Koswara dan Kesabaran Tiada Batas, warung nasi koswara, cilok barokah, ceu engkom, dunia terbalik
Koswara dan Engkom - Dok. Tabloid Genie (telah disunting)

3/13/2018

Orang Gila Zaman Now

Di depan kantor tempat saya kerja dua tahun lalu, ada orang gila yang saban pagi harus saya bangunkan dari tidurnya. Bukan niat saya mengganggu, melainkan karena posisi tempatnya tidur menghalangi pintu masuk kantor.

Kantor tempat saya kerja tersebut berbentuk ruko empat lantai yang terletak di sekitaran Flyover Kiaracondong, Bandung. Saya dipercaya sebagai salah satu dari tiga pemegang kunci kantor. Kepercayaan tersebut tak lain karena saya sering datang awal dibanding karyawan lain.

Orang Gila Zaman Now, orang gila jadi-jadian, kircon, kiaracondong, flyover, bandung, pt kresna reksa finance
Suasana sekitar kantor tempat saya kerja dua tahun lalu - Dok. Street View (sudah diedit)

Selasar kantor saya mungkin sudah dianggap rumah oleh orang gila yang tak diketahui namanya itu meski tiap hari kerja selalu bertemu. Biasanya, setelah saya bangunkan ia langsung pergi entah kemana, namun kadang juga ia hanya bergeser ke sudut tembok untuk selanjutnya termenung sebelum pergi seperti biasa.

Siang hari biasanya ia kembali ke depan kantor bersiap melakukan pekerjaan rutinnya yakni mondar-mandir nyebrang jalan raya. Entah apa tujuannya yang jelas pekerjaannya itu lumayan berbahaya, apalagi lalu lintas kendaraan di sekitar kantor saya cukup cepat dan kadang kala amburadul sehingga sering terjadi kecelakaan.

Siang menjelang sore lazimnya ia kembali menghilang dari pandangan, sebelum sorenya ia kembali duduk di selasar kantor sambil ngoceh. Dari gerak tubuh dan intonasi ocehannya, sepertinya ia sedang berdagang. Itu hanya dugaan saja, karena bahasa yang ia gunakan sungguh sangat asing di telinga.

Jam lima sore waktunya kantor tutup. Ia masih saja asik dengan ocehannya. Saya tidak berani berbincang-bincang dengannya, selain karena takut akan sosoknya yang mirip Limbad versi cadu mandi, juga karena kebiasaannya yang selalu minta rokok atau uang untuk beli rokok pada siapa saja yang mengajaknya bicara. Bukannya saya pelit, tapi saya tak ingin bernasib seperti Pak Manajer Area. Suatu hari ia pernah memberi orang gila itu rokok, dan besoknya ia kembali dimintai rokok oleh orang gila tersebut, dan besok-besok selanjutnya kejadian itu terus berulang.

Ya, rokok selalu bisa menembus batas-batas ketidakmungkinan, ia menyusup pada sendi-sendi kehidupan semua kalangan. Baik tua atau pun muda, dari orang waras hingga orang gila, bahkan populer juga di kalangan makhluk astral.

Setelah kantor tutup dan malam tiba, entah apa yang dilakukan orang gila itu selanjutnya. Apakah masih dengan ocehannya? Atau kembali berkeliaran seperti di siang hari? Entahlah yang jelas besok pagi saya harus membangunkannya lagi, kecuali kalau besok hari libur kerja.

Begitulah laporan pandangan mata saya mengenai keseharian orang gila yang mangkal di depan kantor tempat saya bekerja dua tahun lalu.

Beberapa minggu lalu di depan gang menuju rumah saya, ada orang tak dikenal yang tiduran di jalan. Dari tingkahnya saya rasa ia kurang waras alias gila.

Beberapa jam kemudian saya menemukannya masih dalam posisi tiduran di depan warung dekat gang Masjid. Sorenya saya temukan ia sedang duduk santai di bangku tukang surabi yang letaknya juga tak jauh dari gang Masjid.

Esoknya ia ditangkap Polisi. Owh sekarang mah orang gila diurus Polisi juga ya?

3/05/2018

Cara Beli Pulsa di Tokopedia

Karena kebutuhan akan pulsa kala itu sangat mendesak sedangkan keadaan di luar lagi hujan badag, membuat saya memutuskan untuk membeli pulsa via Tokopedia. Karena baru pertama kali awalnya saya ragu takutnya tipu-tipu, tapi masa sih sekelas Tokopedia nipu?

Akhirnya membeli pulsa via Tokopedia pun saya lakukan. Saya pastikan bahwa transaksi ini free ongkir ya XD

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca
Tokopedia Pulsa - Dok. Tokopedia

Jika mengakses lewat ponsel, pertama buka aplikasi Tokopedia, lalu klik tab Beranda. Scroll ke bawah sampai ada form pembelian Pulsa, Listrik, Paket Data, PDAM, dan lain-lain. (Untuk melihat semua produk layanan, tinggal klik tautan Lihat Semua Produk >)

Masukkan nomor ponsel pada form yang tersedia, setelah terisi nomor nanti sistem akan mendeteksi secara otomatis provider apa yang digunakan. Selanjutnya pilih nominal pulsa yang akan dibeli. Klik BELI jika nomor yang dimasukkan sudah yakin benar.

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Kalau saya waktu itu beli pulsa 50.000 yang ternyata harganya Rp 49.300, lebih murah dari harga konter yang lumrahnya Rp 51.000.

Selanjutnya akan tampil detail pesanan berisi provider, nomor ponsel, besaran pulsa yang dibeli, dan nominal yang harus dibayar. Klik LANJUT apabila data sudah benar.

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

(ceklis gunakan kode promo tokopedia, jika punya)

Setelah itu kita akan memilih Metode Pembayaran. Karena keadaan mendesak saya memilih bayar via KlikBCA, dalam keadaan santai pun tetap pakai cara ini sih karena mudah dan cepat... hehe

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Setelah memilih Metode Pembayaran, selanjutnya klik BAYAR.

Karena Metode Pembayaran di Tokopedia ada beberapa pilihan, mungkin langkah selanjutnya akan berbeda-beda. Tapi biasanya Tokopedia pun akan memberi tutorial pembayaran sesuai metode pembayaran yang dipilih.

Dalam postingan ini saya akan memaparkan langkah-langkah membayar via KlikBCA sampai pulsa masuk ke ponsel.

Pertama, buka aplikasi KlikBCA. Masukkan USER ID dan PIN KlikBCA.

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Setelah berhasil masuk, klik menu Pembayaran e-Commerce.

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Pilih kategori Market Place, dan nama perusahaannya TOKOPEDIA. Klik Lanjutkan.

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Selanjutnya akan tampil detail tagihan, ceklis tagihan yang dipilih. Lalu klik Lanjutkan.

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Pada tahap selanjutnya kamu membutuhkan KeyBCA. Pengguna KlikBCA pasti punya benda kecil mirip remote berwarna biru ini.

Nyalakan KeyBCA > Masukkan PIN > Klik 1. Nanti KeyBCA akan merespon dengan menampilkan rangkaian nomor. Masukkan nomor tersebut ke form RESPON KEYBCA APPLI 1 :

Cara Beli Pulsa di Tokopedia, pulsa online, klikbca

Klik Kirim. Jika nomor respon KeyBCA yang dimasukkan benar, maka transaksi pun selesai ditandai dengan munculnya nomor referensi transaksi. Biasanya Tokopedia mengonfirmasi pembayaran secara otomatis dan pulsa pun langsung masuk ke ponsel.

Begitulah kira-kira pengalaman pertama kali saya beli pulsa di Tokopedia. Semoga membantu ya... Wassalam :D

2/28/2018

Sudah Dapat Apa dari Ngeblog?

Sudah dapat apa dari ngeblog? Sering kali pertanyaan itu terlontar dari teman bahkan dari diri saya sendiri. Tentu jawabannya tidak akan segarang,

"Jangan tanyakan apa yang Negara berikan padamu, tapi apa yang telah kau berikan pada Negara"

Sejak SMA hingga berusia yang harusnya sudah punya bini saya masih merawat blog butut ini. Bahkan sampai bela-belain beli domain yang harus dibayar saban tahun. Sebenarnya apa yang saya kejar? Apa yang diharapkan?

Sudah Dapat Apa Dari Ngeblog?, ngojay, jurnal rozak, asep abdul rozak, aiderazak, blogosphere

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas sangat simple. Secara keseluruhan, dari ngeblog saya tidak memiliki prestasi yang wah, tidak mendapatkan profit melimpah.

Hanya saja saya pernah mendapat reward dari give away buku dua kali, dari pemasangan iklan berdurasi sekali, dan dari hasil paid review Traveloka sekali. Jika dibandingkan dengan blogger lain tidak ada apa-apanya kan? Bahkan blog saya berkali-kali ditolak Google Adsense XD

Tak mengapa, ini soal passion. Sejatinya tidak ada yang saya kejar dan harapan lebih dari blog ini. Bisa menuangkan karya, ide, informasi, dan kegabutan di blog ini pun sudah Alhamdulillah. Sukur-sukur ada yang baca dan rela nulis komentar :D

Pun kalau ada keuntungan baik bersifat materi atau non-materi dari ngeblog itu saya anggap bonus. Karena dari awal ngeblog niatnya hanya aktualisasi diri, selain juga dijadikan alat untuk melipat jarak penyambung tali silaturahmi dengan orang-orang yang mungkin berada nan jauh di mato.

Postingan semacam ini tentu banyak bertebaran di jagad perbloggeran yang jumlah penghuninya mungkin hampir menyamai jumlah penduduk bumi. Tapi postingan ini bukan niru-niru ya, ini murni unek-unek pribadi :D

Sepertinya cukup sekian. Wassalam.

2/27/2018

Kita Adalah

Kita ini bayang-bayang. Arsiran cahaya
dan benda.
Tanpa paduannya, adakah kita?
Kita bukan laut yang tak henti mencium dermaga.
Suatu saat, entah kau atau aku, akan menyambut dengan keramahtamahan yang berbeda.

~ Cinunuk, 27-02-18

2/26/2018

Character Ninja Saga Kena Banned

Sebagai free user tentu bukan hal mudah untuk membawa sebuah char (character) Ninja Saga mencapai level 80. Saya mengalami sendiri bagaimana melewati tahun-tahun yang melelahkan :D

Namun, pada level 80 inilah XP kita tidak akan bertambah sebelum lulus Ninja Tutor Exam. Untuk bisa terus menaikan level mau tidak mau saya harus mengikuti ujian tersebut, tapi setelah dicoba ternyata sulit beud sampai bikin frustasi.

Tiba-tiba saya mendengar bisikan gaib.

"Pake cheat aja... Buruan nge-cheat aja... Aman kok...!!!"

Akhirnya saya pun terbujuk rayuan gombal tersebut. Peralatan tempur saya siapkan, yakni Browser Maxtron dan Cheat Engine. Dengan kecurangan yang dipelajari secara online, saya pun mulai mempraktekan Speed Hack dan One Hit Kill. Tapi dengan nge-cheat juga masih susah ternyata XD

Dalam waktu tiga hari saya lulus Ninja Tutor Exam Hard Mode dan otomatis berhak menyandang gelar Ninja Tutor. Selain itu saya juga mendapat reward berupa badge yang berubah jadi keren, weapon, back item, dan seragam wkwokwokwokwok

Penyandang gelar Ninja Tutor pun bisa menggunakan Sage Mode dan Senjutsu, mirip-mirip Talent Skill lah.

Setelah melewati ujian yang cukup melelahkan saya tutup browser dan melanjutkan aktivitas di dunia nyata. Sekira tiga jam kemudian saya iseng membuka Ninja Saga karena masih euforia XD

Sampai tahap milih char keadaan masih terlihat aman, namun setelah klik PLAY yang muncul malah pemberitahuan seperti di bawah ini :

Character Ninja Saga Kena Banned, banned, ninja tutor exam, cheat penalty, locked 30 day

Ternyata char Ninja Saga saya kena banned, untungnya bukan banned permanen, hanya berupa penalty terkunci selama 30 hari. Terlepas apakah gelar Ninja Tutor beserta rewardnya akan dicopot? Level diturunkan? Entahlah. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada char saya 30 hari yang akan datang.

Sebenarnya ada cara untuk unlock char yang kena banned, yakni dengan membayar kompensasi sebesar 5 USD kepada pihak Ninja Saga. Namun saya tidak akan melakukan itu, karena ini memang konsekuensi yang harus diterima. Lagian sayang juga, 5 USD bisa beli kuota internet untuk sebulan.

Saya adalah contoh yang kurang baik, dan sebisa mungkin jangan ditiru. Untuk kedepannya mungkin saya tidak akan (sering) nge-cheat lagi, karena konon kalau sudah kena penalty tiga kali akan kena banned permanen.

Wassalam.

*NOTE: Ninja Saga adalah permainan bergenre RPG dengan platform Facebook. Setting permainan ini sangat mirip dengan segala yang ada dalam film Naruto, hanya beda istilah dan nama karakter.