12/26/2016

Menyelami Prosedur Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)

Bagi kamu pemilik kendaraan bermotor tentu pernah mendengar istilah BBN atau BBNKB yang merupakan singkatan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, bukan Badan Barkotika Nasional. Oke abaikan!

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor adalah pajak atas penyerahan hak milik kendaraan bermotor sebagai akibat perjanjian 2 pihak atau perbuatan sepihak atau keadaan yang terjadi karena jual beli tukar menukar, hibah, wasiat, warisan, atau pemasukan ke badan usaha.

Jelasnya begini, kan kamu beli kendaraan bermotor bekas dan tentu saja data yang tertera di STNK dan BPKB adalah data pemilik pertama kendaraan tersebut. Secara de facto kendaraan adalah milik kamu, tapi secara administrasi di kepolisian kendaraan tersebut masih milik orang pertama, maka untuk membayar pajak kendaraan yang digunakan masih identitas pemilik lama. secara otomatis kamu diharuskan membawa KTP pemilik sebelumnya.

Jika dibiarkan berlarut-larut tentu hal ini merepotkanmu, karena harus bolak-balik minjem KTP. Apalagi jika yang punya KTP pindah rumah dan kamu tidak mengetahui keberadaannya. Nah di sinilah BBN hadir sebagai penyelamat untuk mengganti data STNK dan BPKB yang semula data orang lain menjadi datamu sendiri.

Di penghabisan tahun 2016, Polda Jabar menggratiskan BBNKB dan denda pajak kendaraan bermotor, kesempatan ini tentu tidak patut sia-siakan. Saya pun mem-BBN-kan sepeda motor kesayangan saya, karena memang tidak punya motor lain untuk berbagi kesayangan.

Intinya saya akan berbagi informasi bagaimana proses BBN khususnya sepeda motor. Saya tidak tahu apakah di tempat lain prosedurnya sama atau tidak, tapi setidaknya pengalaman saya di Samsat Rancaekek Kabupaten Bandung ini dapat memberi kisi-kisi untuk kamu yang suatu saat ingin BBN sepeda motor. Simak poin-poin berikut :

1. Niat. Niatkan dirimu untuk BBN, jangan sampai kebingungan setelah datang ke samsat malah balik lagi karena lupa mau ngapain.

2. Sehat jasmani dan rohani. Kamu harus tau bahwa proses BBN itu sebenarnya tidak ribet-ribet amat dan tidak perlu waktu lama, namun karena Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak, dan yang melakukan BBN bukan cuma kamu. Jadi bersiaplah untuk melalui hari-hari dengan antrean panjang, rasa kantuk, bau keringat, dan rasa lapar.

3. Mental dan kesabaran. Namanya manusia tentu memiliki sifat yang berbeda-beda, maka jangan aneh jika ada petugas yang jutek, asal-asalan, emosian, dan lain sebagainya. Kalau ada yang seperti itu, sikapilah dengan bijak, mungkin petugas tersebut lelah karena harus melayani banyak peserta BBN. Jika kamu tidak sabaran, bersiaplah untuk menerima kegagalan.

4. Uang. Meskipun waktu itu judulnya gratis bukan berarti tak mengeluarkan uang sepeser pun. Uang bukan untuk biaya BBN, melainkan untuk membayar pajak, BPKB, dan administrasi lainnya, termasuk ke tukang fotokopian.

5. Persyaratan. Untuk BBN yang harus kamu persiapkan adalah :
- BPKB Asli
- STNK Asli
- KTP Pemilik Baru Asli
- Kwitansi Jual-Beli Asli bermaterai 6000

Semuanya difotokopi rangkap tiga, dan jangan lupa bawa map 2 buah. Untuk menyusun berkas-berkas tersebut sehingga layak masuk meja pendaftaran kamu bisa tanyakan ke security atau Customer Service Samsat terkait. Saya waktu itu dibantu oleh Pak Syam, Security Samsat Rancaekek yang baiknya gak ketulungan.

Atau jika malu bertanya, langsung saja ke tukang fotokopian terdekat Samsat. Biasanya mereka tau hal ihwal berbau persyaratan. Bilang saja, "Kang fotokopi buat BBN", mereka pun seakan khatam untuk menjalankan perintah tersebut. Waktu itu fotokopi berkas hingga tersusun rapi lengkap beserta mapnya dihargai 3000 rupiah.

Setelah berkas dirasa sudah siap. Segera simpan berkas tersebut di loket cek fisik, jangan pergi jauh-jauh dari sana, karena nanti namamu akan dipanggil oleh petugas.

Menyelami Prosedur Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Samsat Rancaekek Kabupaten Bandung
Loket BPKB dan Loket Cek Fisik Samsat Rancaekek - Dok. Pribadi

Jika tidak ada masalah, setelah dipanggil berkasmu akan dikembalikan dilengkapi form gesekan. Segeralah bawa motormu ke tempat cek fisik, ciri-ciri tempatnya ya ada petunjuknya bahwa tempat itu adalah lokasi cek fisik kendaraan, dan biasanya terdapat antrean sepeda motor.

Di sanalah kendaraanmu akan digesek oleh petugas untuk mengetahui nomor mesin dan nomor rangka. Khusus nomor rangka, posisinya kadang berbeda-beda untuk tiap jenis sepeda motor, ada yang di bagian leher, ada yang di bawah jok, dan di tempat tersembunyi lainnya, sehingga tak jarang pula untuk digesek sebuah motor harus dibongkar dulu.

Di tempat ini harap bersabar, antre yang tertib, karena terkadang ada yang tidak sabaran dan nyerobot antrean, dan ini tentu menimbulkan keributan antar pengantre cek fisik.

Setelah motor digesek dan telah diketahui nomor rangka dan mesinnya, segera isi data-data pada form gesekan tersebut. Di sana biasanya disediakan contoh untuk mengisi form. Atau jika kamu lupa bawa pulpen atau tak ingin ribet nulis-nulis, cukup serahkan formulir serta data-datamu ke penyedia jasa isi formulir, dengan uang 5 ribu rupiah, formulir terisi rapih.

Setelah diisi, serahkan lagi berkas-berkas tersebut ke loket cek fisik yang tadi. Tak jauh berbeda dengan pendaftaran di awal, kamu jangan jauh-jauh dari loket karena nanti petugas akan memanggil namamu. Jika tidak ada masalah, setelah kamu dipanggil, berkas-berkasmu akan dikembalikan dan akan disuruh mendaftar BBN di loket BBN II, yang letaknya berada di dalam gedung Samsat (kalau cek fisik berada di luar gedung Samsat, bisa dipinggir atau di belakang).

Menyelami Prosedur Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), samsat rancaekek kabupaten bandung
Loket BBN II Samsat Rancaekek - Dok. Pribadi

Simpan saja berkasmu di loket BBN II ini, nanti juga akan dipanggil jika sudah saatnya. Namun, di sinilah keputusan apakah berkasmu layak masuk tahap selanjutnya atau tidak, karenanya banyak yang tereliminasi pada tahap ini, ada yang nangis, emosi, dan ada juga yang pasrah lalu pergi.

Penolakan bisa diakibatkan :
- Belum cabut berkas dari samsat lama (jika BBN beda Kota/Kabupaten)
- Tidak cocoknya nomor mesin dan nomor rangka di gesekan dengan yang tertera di STNK atau BPKB.
- kwitansi jual-beli yang meragukan keabsahannya.

Jika lolos tahap ini, map berisi berkas-berkas tadi akan mendapat cap BBN II. Selanjutnya kamu akan diarahkan ke loket BPKB yang ada di luar dekat loket cek fisik. Sebelum menyerahkan berkas tersebut. Jangan lupa isi formulir BBN II yang tersedia di depan loket BPKB, contoh pengisian biasanya ada tak jauh dari loket.

Setelah diisi, masukkan formulir tersebut ke dalam map berkas-berkas tadi, serahkan ke loket BPKB dan tunggu namamu dipanggil. Jika namamu dipanggil dan tidak ada masalah, kamu akan diminta membayar biaya BPKB sebesar Rp 80.000 untuk kendaraan roda dua, dan 100.000 untuk kendaraan roda empat. Kamu pun akan diberi resi pengambilan BPKB, simpan baik-baik resi tesebut untuk pengambilan BPKB satu hingga dua bulan yang akan datang di Polres setempat, kalau Kabupaten Bandung lokasinya ada di Soreang.

Sebagian berkasmu akan dikembalikan, kamu pun akan diarahkan kembali ke loket BBN II. Serahkan saja berkasmu ke loket BBN II. Tunggu sampai namamu dipanggil. Setelah dipangil, kamu akan diberi formulir lagi, segeralah isi dan simpan kembali berkas dan formulir tersebut di loket BBN II. Jangan berharap namamu dipanggil oleh petugas BBN II lagi, karena jika namamu dipanggil lagi itu tandanya ada kesalahan. Sedangkan jika berkas pendaftaranmu tepat dan lengkap, namamu akan dipanggil oleh kasir untuk membayar biaya pajak, dan administrasi pembuatan STNK baru.

Menyelami Prosedur Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), samsat rancaekek kabupaten bandung
Deretan loket pelayanan Samsat Rancaekek - Dok. Pribadi

Jika sudah  dibayar, kamu akan diberi selembar kertas mirip karcis. Jangan pergi jauh-jauh dulu karena nanti namamu akan dipanggil lagi, bukan oleh kasir melainkan petugas penyerahan STNK yang bersebelahan dengan loket kasir. Jika namamu dipanggil, segera hampiri dan tukarkan selembar kertas tadi dengan STNK baru dengan atas nama kamu... horeeeee 😀

Ingat! Periksa lagi STNK baru tersebut, mulai dari nama, alamat, hingga nomor-nomor unik. Kadang ada kesalahan pengetikan data-data, saya pun mengalami salah pengetikan nama. Meskipun salah satu huruf, tetap akan menjadi masalah dalam hal administrasi. Tapi jangan panik dulu, tanyakan saja bagaimana solusinya. Kalau saya sih disuruh tunggu sampai tahun depan sebelum bayar pajak tahunan harap melapor dulu perihal kesalahan tersebut.

Proses belum berakhir. Setelah mendapat STNK baru, segera serahkan hasil fotokopian STNK baru tersebut ke petugas plat nomor. Tunggu sampai namamu dipanggil lagi, dan siapkan cemilan karena proses cetak plat nomor agak lama. Apalagi kalau bahannya belum ada di tempat 😁

Menyelami Prosedur Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), samsat rancaekek kabupaten bandung
Loket pengambilan plat nomor Samsat Rancaekek - Dok. Pribadi

Jika namamu dipanggil, hampiri petugas plat nomor dan kamu pun akan diberi dua buah plat nomor baru. Ingat! Periksa juga apakah nomor yang tertera di plat sesuai dengan yang di STNK. Mengingat kadang terjadi kesalahan cetak, seperti pada plat nomor saya yang harusnya huruf Q malah O.

Setelah mendapat plat nomor baru, dan dirasa sudah tidak ada kepentingan, silakan pulang dan sampai menunggu beberapa bulan ke depan untuk pengambilan BPKB di Polres setempat.

Begitulah proses Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor yang saya alami di Samsat Rancaekek Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan pengalaman saya ini bermanfaat. Wassalam.

0 komentar:

Post a Comment