Katamu Tadi, 'Selamat Malam'

Singkat betul katamu tadi,
selamat malam
itu saja
tapi aku paham sekali
ada kilatan jarum tajam menusuk
menuju kubu terbesar dalam kalbu
dan pinggir daun telinga
yang menyusup menuju getaran kamu
dan getaran aku

Katamu tadi, selamat malam...
singkat
bagai tak berjiwa
namun gemuruh roda gerobak pun kalah berisik
manakala hati ini sesungguhnya penuh kata bergalon-galon
yang menggebu-gebu
menggelinding berulang-ulang..
sementara kamu dan aku
berusaha mengusir jauh rasa gila itu
menghindar dari ungkapan...
sibuk membuang satu kata yang membola :
kangen!!!

~ Linda Djalil (2 Mei 2010)

Posting Komentar

2 Komentar

Terima kasih telah menanggapi tulisan ini.
Semoga tanggapanmu dapat menjadi perantara untuk menjalin tali silaturahmi.
InsyaAllah saya akan balik berkunjung ke blog kamu (jika ada).